Páginas

Minggu, 15 September 2013

Sinopsis Itazura Na Kiss -Love In Tokyo Episode 10 Part 1

Image Hosted by ImageShack.us
"Pada akhirnya, Irie-kun tidak tinggal bersama siapapun. Irie-kun tinggal sendiri dan waktupun mulai berlalu. Dan sekarang, kami akan melewati musim dingin pertama kami setelah masuk ke universitas".

Image Hosted by ImageShack.us
Setelah banyak kejadian yang tak menyenangkan yang akhirnya berakhir membahagiakan, waktu tak terasa berlalu dengan cepat. Sekarang adalah musim dingin dalam kehidupan Kotoko. Kotoko masih tinggal di rumah keluarga Irie. Ia sedang membungkus bekal dengan cantik sambil bersenandung gembira, bahwa semua orang akan makan bekalnya sambil tersenyum.
"Teman kecil Ayahku dan Mr. Irie akan menikah dan mereka akan pergi ke kampung halaman di Kyushu. Ny. Irie juga ikut dan mereka memutuskan mengambil perjalanan semalam untuk menghadiri pernikahan".

Image Hosted by ImageShack.us
Kita bisa melihat Ayah, Iri-chan dan ibu sedang sibuk packing-packing untuk berangkat ke Kyushu. Sibuk... sibukk...
Ayah, Iri-chan dan ibu siap berangkat. Kotoko dan Yuuki mengantar sampai ke pintu. Iri-chan mengatakan kalau mereka akan kembali besok malam. Ia minta Kotoko dan Yuuki menjaga rumah sampai mereka kembali.
Kotoko dengan semangat mengiyakan. Ia menyerahkan sandwich buatannya pada ibu. Ibu tentu saja sangat senang menerima bekal buatan calon menantunya, HEhehehhe. Ayah sangat khawatir dan minta Kotoko tidak memberi Yuuki makanan yang mengerikan, hahahhaha.
Kotoko dengan bangga mengatakan kalau ia sudah meningkatkan skill memasakknya. Ibu masih saja khawatir dan menawarkan memanggil Naoki untuk menemani mereka. Kotoko tersenyum dan mengatakan kalau mereka akan baik-baik saja, lagipula ini hanya untuk satu malam. Kotoko mengatakan kalau Irie-kun pasti sedang sibuk. Meski begitu, ibu tetap memaksa, hahahhaha. Tapi Kotoko meminta ibu menikmati perjalanannya dan jangan mengkhawatirkan mereka. Ibu akhirnya setuju dan minta Kotoko menelpon mereka jika terjadi sesuatu. Dan akhirnya ketiga orang tua pamitan :)

Image Hosted by ImageShack.us
Awalnya aku heran kenapa Yuuki nggak mengeluh sama sekali. Tapi ternyata setelah orang tua pergi, ia beneran menghela nafas panjang, wwkwkkwkw.
Ia beneran gak suka nih tinggal berdua sama Kotoko. Sedangkan Kotoko ga ngerti juga situasinya dan malah dengan bersemangat bertanya Yuuki ingin makan apa untuk makan malam nanti.
Tanpa melihat Kotoko, dengan tidak bersemangat Yuuki mengatakan terserah pada Kotoko saja.
Kotoko hanya bisa melongo melihat tingkah Yuuki, heheehhe.

Image Hosted by ImageShack.us
waktu Makan malam pun tiba. Kotoko membuat makanan kesukaan Yuuki, Hamburger Steak. Mereka duduk di meja makan. Yuuki masih tampak tidak bersemangat makan. Kotoko mengatakan sangat sulit untuk membuat bentuk hamburgernya dan mempersilakan Yuuki untuk makan.
Yuuki tanpa bicara apapun mulai memotong daging dan memakannya. Kotoko memperhatikan Yuuki dengan senyuman di wajahnya. Melihat Yuuki makan, Kotoko bertanya bagaimana rasanya. Ia mengatakan Kin Chan yang mengajarkannya resep hamburger, dan ia sangat yakin dengan itu. Kotoko tersenyum senang.
Yuuki akhirnya bicara dan mengatakan rasanya lebih baik dari pada penampilannya. Awalnya Kotoko ga ngerti, kemudian ia berfikir dan akhirnya mengerti. Ia tersenyum senang dan merasa lega Yuuki menyukai masakannya.
Kemudian Kotoko mulai menyuruh Yuuki memakan sayurnya, sup dan juga nasi, makan sebanyak yang Yuuki mau. Kotoko kesenengan sementara wajah Yuuki sih biasa aja. Kotoko makan sambil cerita dengan bahagia dan tiba-tiba Yuuki kesakitan.

Image Hosted by ImageShack.us
Yuuki tiba-tiba merasa kesakitan dan mulai mengerang. Kotoko heran dan bertanya ada apa dengan Yuuki. Ia menatap Yuuki yang kesakitan dan mulai panik. Kotoko bangkit dari kursinya dan mendekati Yuuki. Ia terus bertanya ada apa dengan Yuuki. Yuuki mengerang kesakitan dan mengatakan kalau perutnya sakit. Kotoko panik dan berfikir kalau Yuuki sakit perut karena makan hamburgernya.
Kotoko panik dan bertanya apa Yuuki baik-baik saja, ia menyuruh Yuuki bertahan.

Episode 10
-Pernyataan di Malam Bersalju-

Image Hosted by ImageShack.us
Kotoko membaringkan Yuuki di tempat tidur. Ia mengambil selimut dan menyelimuti Yuuki agar tetap hangat. Yuuki terus mengerang dan mengatakan kalau perutnya sakit. Ia mengukur suhu badan Yuuki dan terkejut karena suhunya tinggi sekali. Kotoko panik dan mencari handuk. Ia membawa handuk dan ember untuk kompress Yuuki agar suhu badannya turun. Kotoko beneran panik dan minta Yuuki menunggu. Setelah mengkompres Yuuki, Kotoko mengeluarkan ponselnya dan akan menelpon ibu Yuuki -HAHHAHAH, pertama kali liat ponsel ya di episode ini, kayaknya-

Image Hosted by ImageShack.us
Kotoko panik dan mencari nama Ibu di ponselnya. Ia mencoba menghubungi ibu tapi tidak tersambung, Kotoko panik bahkan sampai tersandung nih.
Jam menunjukkan pukul 7.17, Kotoko menyadrai kalau sekarang pasti sedang puncak pestanya, makanya ibu tak bisa di hubungi. Kotoko bolak-balik saking paniknya, lalu ia berfikir untuk menelpon Naoki. Tapi ia baru menyadrai kalau ia tak punya nomer ponselnya, wkkwkwkkwk.
Kotoko bingung akan melakukan apa sementara Yuuki terus merintih kesakitan. Ia meminta Yuuki bertahan.

Image Hosted by ImageShack.us
Kin Chan ada di restoran Aihara. Ada telpon masuk yang tak lain adalah dari Kotoko. Kin Chan yang mengangkat telpon. Kotoko langsung ke intinya, bertanya bagaimana merawat orang yang keracunan makanan. KWKWKWKWKK.
Kin Chan panik, Kotoko... Apa itu Kau Kotoko! Ada apa???
Kin Chan khawatir dan memanggil seniornya, ia bertanya dengan polos, kau keracunan makanan??? -WKWKKWWK, orang keracunan makanan memangnya masih sempat nelpon yak?-
Kotoko mengatakan bukan dirinya tapi Yuuki-kun, Orang tua Yuuki sedang dalam perjalanan keluar kota. Ia tak bisa menghubungi Naoki karena tak punya nomer ponselnya. Kotoko mengatakan hal itu dengan panik dengan gaya yang lucu,
Kin Chan bertanya dimana Naoki tinggal, tapi Kotoko tidak tahu, karena Naoki tak mengatakannya pada siapapun.
Senior datang dan bertanya ada apa. Kin Chan mengatakan kalau adik Irie Naoki keracunan makanan. Bagaimana cara merawatnya?
Senior berfikir dan minta bicara dengan Kotoko.

Image Hosted by ImageShack.us
Senior bicara dengan Kotoko dan bertanya apa yang dimakan Yuuki. Kotoko mengatakan Yuuki memakan hamburger yang ia buat. Kotoko berlari ke meja makan sambil berteriak, mungkin hamburger yang ia buat belum matang.
Kin Chanpanik dan menempelkan telinganya di gagang telpon, ia terkejut. Senior menyuruh Kotoko untuk tenang. Ia bertanya lagi, bukankah Kotok-chan juga memakan hamburger itu?
Kotoko mengiyakan. Kin Chan makin panik dan makin menempelkan telinganya ke gagang telpon yang di pegang senior. Senior bertanya lagi, apa Kotoko baik-baik saja.
Kotoko memegang perutnya dan menyadari kalau ia baik-baik saja. Senior menyimpulkan kalau Yuuki sakit bukan karena hamburger.
Kotoko mengatakan kalau Yuuki sakit setelah makan hamburgernya. Senior mengatakan kalau ada banyak penyebab sakit perut. Bisa saja karena usus buntu atau penyakit lainnya. Senior menyarankan Kotoko membawa Yuuki ke dokter dan memanggil ambulans.
Kotoko akhirnya mengerti. Kin Chan mengatakan kalau ia akan mencari Irie dan membawanya kesana dan menyuruh Kotoko memberitahukan padanya jika sudah sampai rumah sakit. Kotoko mengerti dan berterima kasih.
Kin Chan akhirnya permisi pada senior untuk pergi. Senior awalnya mau menolak mengingat banyak pelanggan hari itu, tapi karena ini situasi darurat, akhirnya Kin Chan boleh pergi.

Image Hosted by ImageShack.us
Kotoko di rumah menelpon rumah sakit, minta dikirimkan ambulance. Saking paniknya ia bahkan salah menyebutkan namanya. Ia mengatakan namanya Irie Naoki, wkwkkwkwk. Tapi akhirnya ia memperbaikinya, Aihara Kotoko. Tapi rupanya perawat bertanya nama pasien yang sakit, wkwkwkwk, Irie Yuuki.

Image Hosted by ImageShack.us
Kin Chan ada di dekat Tokyo Tower, ia baru saja mendapat pesan dari Kotoko ke rumah sakit mana ia membawa Yuuki. Jinko dan Satomi datang dan bertanya bagaimana keadaan Kotoko. Kin Chan mengatakan kalau Kotoko dalam perjalanan ke rumah sakit Takao. Ia juga bertanya apa keduanya tau dimana Naoki tinggal?
Jinko mengatakan kalau Naoki bahkan tidak mengatakan pada orang tuanya dimana ia tinggal. Bahkan mahasiswa dari jurusannya pun tak ada yang tahu. Satomi khawatir, karena tak ada yang tahu, apa yang harus mereka lakukan?
Kin Chan bertanya apa mungkin pihak kampus tahu?
Tapi Satomi berkata ini sudah terlalu malam dan mereka pasti sudah tutup. Satomi kemudian teringat kalau Irie adalah guru privat adik Matsumoto. Ia berfikir mungkin Matsumoto tahu sesuatu. Jinko juga berfikir begitu karena Yuko juga bekerja di cafe yang sama dengan Naoki.
Kin Chan bertanya dimana cafe-nya. Tapi Jinko dan Satomi tak tahu dimana itu. Kin Chan akhirnya menelpon Kotoko untuk bertanya -Kin Chan juga udah punya ponsel, mendadak episode ini pemain pada punya ponsel, wkwkkwkw-

Image Hosted by ImageShack.us
Kotoko sudah tiba di rumah sakit. Ia terlalu panik untuk menjawab telpon. Yuuki di bawa ke UGD sementara Kotoko berlari di sampingnya sambil menyuruh Yuuki untuk tetap bertahan.
Yuuki trus kesakina, ia keringatan membuat Kotoko makin panik.

Image Hosted by ImageShack.us
Kin Chan kesal, Kotoko tak menjawab ponselnya. Jinko mengatakan mungkin sesuatu yang buruk terjadi di rumah sakit. Kin Chan bertanya lagi kira-kira dimana area cafe tempat Naoki bekerja. Satomi mengatakan mungkin itu di Daikanyama. Kin Chan mengerti dan mengatakan akan mencari dimana cafe itu.
Satomi dan Jinko khawatir, apa tidak apa-apa Kin Chan pergi sendirian?
Kin Chan mengatakan Daikanyama cukup kecil, ia akan baik-baik saja. Ia menyuruh Jinko dan Satomi pergi menemui Matsumoto.
Jinko dan Satomi mengerti.
Dan dimulailah pencarian Irie Naoki di malam itu.

Image Hosted by ImageShack.us
Dan lucunya, Kin Chan turun dari tangga kanan dan berlari ke kiri sedanglan satomi dan Jinko turun dari tangga kiri dan berlari ke kanan. Akibatnya mereka bertiga malah tabrakan, wkwkwkkwwkkw. Ada-ada aja deh ide ceritanya,

Image Hosted by ImageShack.us
Kotoko masih panik menemani Naoki yang di bawa ke UGD, Kotoko mengatakan Irie-kun akan segera tiba dan semuanya akan baik-baik saja.
Yuuki menahan rasa sakitnya sambil memanggil kakaknya. Kotoko terus menenangkan dan mengatakan semua akan baik-baik saja.

Image Hosted by ImageShack.us
Kin Chan malam itu berlari menuju Daikanyama, ia berkata dalam hati bahwa ia pasti akan membawa Irie pada Naoki.
Kin Chan tiba disana dan melihat-lihat dari jendela cafe disekitar sana, apakah ada Irie. Ia terus berlari dan berlari masuk ke cafe satu dan kafe satunya lagi. Wiiiihhhh, bahkan Kin Chan sampai salah masuk, bukannya cafe malah salon, wkkwkwkkw.
Whooooaaa, Kin Chan juga panik tentu saja, ia terus berjuang mencari Naoki.

Image Hosted by ImageShack.us
Jinko dan Satomi ada di gedung apartemen Yuko. Yuko mengatakan kalau Naoki tak datang hari ini. Satomi bertanya apakah Yuko tahu dimana alamat Naoki, sementara Jinko mengendap-endap ke pintu apartemen, waspada jangan-jangan Naoki ada disana,wkwwkwkwkw.
Yuko dengan gaya yang khas, mainin rambut, mengatakan kalau Naoki tidak memberitahukan alamatnya pada nya.
Satomi malah kelihatan senang mengetahui hal itu dan terlihat sedikit mengejek Yuko dengan kata-katanya, Aku tahu.. Kau juga tidak tahu ya...
Jinko juga kelihatan senang dengan hal itu dan bertanya apa nama cafe tempat Naoki bekerja.
Yuko menjawab, Royal Garden Cafe in 2-chome section. Manajer mungkin tahu alamatnya.
Satomi mengeluarkan ponselnya untuk pertama kalinya dan mengetik nama cafe. Jinko berterima kasih. Lucunya, Satomi dan Jinko malah gak tau tulisan Royal Garden kayak mana, wkwkkwkwkkwkwkwkw.

Image Hosted by ImageShack.us
Kin Chan masih mencari Naoki. Ia udah ngos-ngosan karena lari terus tanpa istirahat nih, :'(
Ia mendapat telpon dari Satomi yang mengatakan kalau Naoki tidak bersama Yuko. Bahkan Yuko tak tahu alamat Naoki. Satomi mengatakan cafe tempat Naoki bekerja, tapi Yuko tak yakin kalau Naoki bekerja malam ini, karena Shift Naoki itu tak jelas.
Kin Chan yang masih ngos-ngosan mengatakan ia akan mencari cafe itu, siapa tahu pemilik punya kontak Naoki. Kin Chan berterima kasih dan mengatakan bantuan Jinko dan Satomi sudah cukup. Satomi minta Kin Chan menyampaikan salamnya pada Kotoko. Jinko merebut ponsel Satomi dan minta Kin Chan menyampaikan agar Kotoko tetap bersemangat.
Kin Chan mengerti.
Kin Chan menutup ponselnya dan segera mencari cafe Royal Garden.

Image Hosted by ImageShack.us
Yuuki masuk ke instalasi gawat darurat. Yuuki gemetaran dan keringatan. Kotoko diluar bersama dokter yang memeriksa Yuuki dan mengatakan kalau Yuuki mungkin terkena ileocecal intussusception -apa itu?-
Kotoko bingung dan tak mengerti jenis penyakit apa itu.
Dokter mengatakan kalau itu adalah sejenis intususepsi. Memang saat ini tidak serius, tapi jika tidak segera ditangani maka akan berakibat fatal. Karena itu mereka harus melakukan operasi sesegera mungkin.
Kotoko terlihat terkejut. Ia bingung. Ia mengatakan untuk segera mengoperasi Yuuki dan minta dokter menyelamatkan Yuuki.
Dokter menenangkan Kotoko dan bertanya apakah Kotoko adalah keluarga Yuuki?
Kotoko menggeleng. Dokter mengatakan di rumah sakit ini, ketika akan melakukan operasi untuk anak di bawah umur, maka mereka membutuhkan persetujuan keluarga.
Kotoko terkejut lagi, ia mengatakan kalau orang tua Yuuki ada di luar kota. Dokter meminta Kotoko menghubungi anggota keluarga terdekat lainnya.
Kotoko tampak bingung. Karena bagaimanapun mereka butuh persetujuan, jika saja sesuatu yang buruk terjadi.
Kotoko makin khawatir. Ia terlihat sangat bingung dan tak tahu apa yang harus ia lakukan.

Image Hosted by ImageShack.us
Kotoko melihat Yuuki yang kesakitan dan makin khawatir. Ia berharap Naoki segera datang.
Yuuki mulai kehilangan kesadaran dan memanggil kakaknya. Ia sesak nafas, hikkkzzzzz.


Image Hosted by ImageShack.us
Kin Chan terus mencari dan mencari Naoki. Ia akhirnya masuk ke sebuah cafe tepat saat ia hampir terjatuh saking lelahnya. Dan untungnya cafe itu adalah cafe tempat Naoki bekerja.
Saking lelahnya, Naoki bahkan bertopang pada lututnya, ia ngos-ngosan.
Kin Chan mencoba berdiri tegap dan sedikit berteriak memanggil Naoki. Naoki dan semua pengunjung cafe terkejut.
Kin Chan berjalan mendekati Naoki yang sedang mengelap meja.
Naoki dengan cool bertanya kenapa Kin Chan sangat berisik. Kin Chan yang masih kelelahan meminta Naoki ikut bersamanya karena Yuuki pingsan. Yuuki sekarang ada di rumah sakit Takao bersama Kotoko.
Naoki tampak terkejut, ia langsung permisi meninggalkan cafe.

Image Hosted by ImageShack.us
Kin Chan dan Naoki berlari menuju rumah sakit. Di jalan, mereka menyetop taksi dan segera berangkat ke rumah sakit.

Image Hosted by ImageShack.us
Kotoko masih di rumah sakit terlihat khawatir dengan kondisi Yuuki yang masih belum di operasi. Kotoko terlihat akan menangis dan terus bergumam agar Irie-kun cepat datang.

Image Hosted by ImageShack.us
Kin Chan dan Naoki tiba di rumah sakit. Mereka masuk ke kamar Yuuki dan Kotoko ada disana. Ia lega melihat Naoki dan segera mendekati NAoki. Kotoko mengatakan kalau Yuuki harus segera di operasi tapi mereka inginpersetujuan anggota keluarga. Kotoko mengatakannya dengan panik.
Naoki tetap berusaha tenang dan mengatakan kalau ia sudah melakukan prosedurnya, jadi Kotoko jangan khawatir.
Naoki mendekati Yuuki dan mengatakan pada adiknya kalau sekarang sudah tak apa, ia juga minta maaf telah membuat Yuuki menunggu.
Yuuki sadar melihat kakaknya. Yuuki begitu takut dan bertanya, apakah aku akan mati?
Naoki meski khawatir, namun bersikap tenang adalah kelebihannya, ia dengan tersenyum mengatakan kalau itu tak akan terjadi. Karena ini adalah operasi kecil, jadi akan cepat selesai.
Tim dokter lalu datang untuk memindahkan Yuuki ke ruang operasi. Kotoko terlihat khawatir.

Image Hosted by ImageShack.us
Naoki, Kotoko dan Kin Chan menunggu selagi Yuuki di operasi. Naoki dan Kin Chan masih berdiri sementara Kotoko duduk. Kin Chan mengatakan kalau sekarang Kotoko sudah bisa bernafas lega. Ia harus segera pergi karena senior yang ternyata bernama Odawara-san sendirian di restoran. Ia pasti sedang sibuk.
Kotoko berdiri, ia tersenyum tulus dan mengucapkan terima kasih pada kin Chan. Ia juga ingin Kin Chan menyampaikan rasa terima kasihnya pada Odawara-san. Kin Chan mengerti dan mengatakan ia lega karena semuanya berjalan lancar.
Kin Chan akan pergi setelah pamitan pada Kotoko dan Naoki memanggilnya, Ikezawa!

Image Hosted by ImageShack.us
Kin Chan menghentikan langkahnya dan berbalik. Naoki berjalan beberapa langkah dan membungkuk dalam dan mengucapkan terima kasih. Kotoko terkejut melihatnya.
Kin Chan menatap Naoki dan menghela nafas, Kin Chan bertanya, Apa kau tidak sedikit memalukan?
Naoki mulai mengangkat kepalanya. Kin chan mengatakan kalau ia tak peduli Naoki ingin hidup sendirian. Tapi bagaimanapun Naoki harus mengatakan pada keluarganya dimana mereka bisa mencarinya. Apa yang akan kau lakukan jika sesuatu terjadi pada Yuuki-kun? Aku juga datang ke Tokyo dari Osaka sendirian, Aku mengerti bahwa kau pasti punya alasan kenapa kau ingin sendirian. Tapi jika sesuatu terjadi karena itu, Tidak hanya kau, tapi orang-orang disekitarmu juga akan terluka. Sudah sangat terlambat jika semua itu terjadi.

Image Hosted by ImageShack.us
Naoki terlihat memikirkan perkataan Kin Chan. Kita tahu Naoki juga merasa bersalah atas semuanya.
Kin Chan melanjutkan, Seorang laki-laki tak bisa hidup sendirian. Sangat penting untuk mengatakan bagaimana perasaanmu, atau apa yang kau pikirkan pada orang-orang disekitarmu.
Naoki masih diam saja. Ia merasa bersalah.
Kin Chan kemudian pamitan lagi pada Kotoko. Kotoko mengucapkan terima kasih lagi. Kin Chan lalu pergi.

Image Hosted by ImageShack.us
Naoki masih berdiri disana. Ia memasukkan tangannya ke saku mantelnya dan berfikir. Kotoko menatap NAoki dan memanggil namanya.
Naoki berjalan dan duduk di kursi. Ia ada didalam posisi berfikir, merenungkan semuanya. Kotoko hanya menatap Naoki yang menurutnya agak aneh. Lalu ia mulai ribut lagi dan mengatakan kalau ia lupa menelpon ibu. Ia melihat Handphone-nya begitu banyak missed call, Kotoko sibu dengan ponselnya.
Naoki menatap Kotoko dan mengatakan kalau mereka sedang di rumah sakit. Kotoko mengerti dan ia segera pergi meninggalkan Naoki untuk menelpon.

Image Hosted by ImageShack.us
Naoki menatap kepergian Kotoko. Ia kemudian terlihat berfikir lagi.

Image Hosted by ImageShack.us
Kotoko ada di luar untuk menelpon orang tua. Cukup lama juga telponnya terangkat oleh ibu. Tapi begitu terangkat, Kotoko terkejut dengan suara teriakan ibu, Akhirnya aku berhasil melewatinya, Kotoko-Chan!
Kotoko tak mempertanyakan apa yang terjadi, ia mengatakan kalau Yuuki-kun menjalani operasi mendadak. Ibu terkejut mendengarnya, tapi sepertinya ada sesuatu yang terjadi disana.
Kotoko mencoba menjelaskan panjang lebar, kalau Yuuki terkena sejenis intususepsi. Tapi ia akan baik-baik saja setelah operasi. DAn sebentar lagi operasinya akan selesai. Dan lagi Irie-kun sedang bersamanya sekarang.
Ibu dengan suara aneh di balik telpon mengatakan kalau mereka akan segera pulang.
Kotoko heran, kenapa ibu mengatakan akan segera pulang? Padahal mereka ada di kyushu. Lagipula penerbangan dan kereta pasti sudah tak ada jam segitu.

Image Hosted by ImageShack.us
Dan yang terjadi pada para orang tua adalah, bahwa mereka terserang badai di Kyushu dan sedang menunggu tumpangan mobil di tepi jalan,wkwkkwkwkwkw.
Suara aneh tadi adalah suara badai, ibu memegang karton bertuliskan Tokyo dan Handphone di pegang oleh ayah Naoki, wkwkkwkwkkw.
Badainya ngeri dink,,, ibu masih aja bicara di telpon dan mengatakan apapun yang terjadi mereka pasti tiba di Tokyo. Ia minta Kotoko menjaga Yuuki sampai mereka kembali.
Kotoko mengerti dan meminta ibu menjaga diri juga disana.
HAHHAHHAAHHA. Sumpah lucu banged.

Image Hosted by ImageShack.us
Sambungan telpon dengan Ibu Naoki terputus saat Naoki ternyata menemui KOtoko di luar. Kotoko masih berfikir mengenai telponnya yang mati atau memikirkan apa yang terjadi dengan para orang tua, saat Naoki tiba-tiba memegang dahinya dan menjatuhkan Kotoko ke dadanya, heheehhe.
Kotoko terlihat sangat sangat terkejut dengan hal itu. Naoki berterima kasih pada Kotoko.

Image Hosted by ImageShack.us
Kotoko mulai terlihat sedih lagi dan ia mulai menangis. Kotoko mengatakan kalau ia takut. Naoki diam saja. Lalu Kotoko mengatakan kalau ia takut berkali-kali dan berbalik memeluk Naoki dengan tiba-tiba sambil menangis. AWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWW.
Naoki juga memeluk Kotoko dan mengatakan kalau semuanya baik-baik saja. Kotoko beneran menangis seperti anak kecil dalam pelukan Naoki. Dan BT banged melihat Naoki yang masih mempertahankan wajah cool-nya, padahal aku tahu dia merasa senang, wkkwkwkkwk.

Image Hosted by ImageShack.us
Operasi Yuuki selesai. Naoki bertemu dengan dokter dan mengatakan kalau operasinya sukses. Yuuki sudah bisa pindah ke kamar biasa besok. Dokter juga menyuruh NAoki untuk kembali ke rumah malam ini.
Tapi Naoki ingin tetap tinggal. Dokter mengingatkan, Naoki tak bisa tinggal di ruang ICU. Lagi pula tidak ada tempat menginap di rumah sakit, jadi dokter meminta Naoki pulang saja dan kembali besok.
Naoki mengerti. Ia membungkuk dan berterima kasih pada dokter. Dokter mengatakan kalau ia senang Kotoko membuat keputusan yang cepat untuk membawa Yuuki kesana. Karena penyakit Yuuki bukan penyakit serius jika di tangani dengan cepat. Tapi banyak kasus dimana orang-orang menganggap itu hanya sakit perut biasa. Ini adalah penyakit yang bisa di sembuhkan, tapi bisa berakibat fatal. Terutama ketika terjadi pada anak kecil. Dokter juga mengatakan kalau adik Naoki sangat beruntung. Naoki harus sangat berterima kasih pada Kotoko.
Naoki tampak berfikir dan sepertinya ia tahu akan hal itu, bahwa ia benar-benar sangat berterima kasih pada Kotoko.

Image Hosted by ImageShack.us
Saat itu KOtoko sedang duduk di luar menunggu NAoki. Saat Naoki keluar, Kotoko langsung bertanya bagaimana keadaan Yuuki. Naoki mengatakan kalau Yuuki baik-baik saja, dia akan dipindahkan ke kamar umum besok pagi.
Kotoko mengatakan ia akan tinggal bersama Yuuki. Tapi Naoki mengatakan tidak bisa, karena mereka juga harus istirahat. Dan Yuuki juga harus tinggal di rumah sakit untuk sementara waktu. Dan Kotoko harus istirahat.
Kotoko menatap Naoki. Naoki lalu mengajak Kotoko pergi dan mengatakan ia akan mengantar Kotoko pulang.

Image Hosted by ImageShack.us
Naoki dan Kotoko tiba di luar. Sedang ada badai salju kayaknya. Malam itu sangat dingin. Naoki melihat jam tangannya dan menyadari kalau mereka sudah terlambat untuk kereta terakhir. Dan lagi mereka juga tak bisa naik taksi dengan salju yang cukup tebal malam ini.
Kotoko terkejut, ia melihat-lihat kesekitar dan memang tak ada mobil yang lewat. Ia mulai khawatir apa yang harus mereka lakukan.
Naoki dengan gaya cool bertanya, Apa kau mau pergi ke rumahku?
Kotoko teekejut, Apa?

Image Hosted by ImageShack.us
Naoki menatap Kotoko, Hanya 10 menit jalan kaki dari sini.
Dengan gaya cool, Naoki meninggalkan Kotoko yang masih sangat terkejut dengan ajakan yang tiba-tiba itu,. Kotoko sejenak membatu, tapi kemudian dia menhikuti Naoki dari belakang. Dan malah mengkhawatirkan payung,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Templates grátis free