Páginas

Minggu, 05 Januari 2014

Sinopsis I Miss You Epsiode 1 ( Bagian 1 )

Drama ini dimulai dengan Lee Soo yeon (yang diperankan oleh Kim So Hyun)  yang baru saja pulang dari sekolah, dia mendengar suara anjing yang menggonggong namun saat dia mencari dimana anjing itu, dia tidak menemukannya, diapun melanjutkan perjalanannya menuju rumah.
Sebelum masuk rumah, Soo Yeon masih penasaran dan mencari-cari anjing yang menggonggong itu. Setelah dia masuk rumah, langkahnya terhenti karena dia mendengar ada sesuatu yang pecah.
Soo Yeon ingin mencari ibunya, dan saat dia ingin masuk kekamar ibunya, tiba-tiba ada yang menangkapnya, dan orang itu adalah ayahnya. Ayahnya bertanya apakah ada orang diluar. Seoo Yeon menggeleng.
Ayah Soo Yeon membanting Soo Yeon ke lantai. Ayah bertanya : “Dimana Ibumu?” dengan ketakutan Soo Yeon menjawab tidak tahu. Ayah tahu kalau Soo Yeon berbohong, karena itu dia memukuli Soo Yeon. 
Padahal Ibunya ada di rumah mendengar jeritan Soo Yeon dan kemarahan suaminya, namun dia tidak menghentikannya, dia malah memilih pergi.
Setelah menggunakan semua energinya untuk memukuli putrinya, ayah duduk di lantai, dan memegang botol Soju. Tiba-tiba pintu terbuka dan masuk lah Kim Sung Ho, dia adalah seorang detektif.
Lee Tae Soo, ayah Soo Yeon langsung melempar botol Soju saat melihat kedatangan Detektif Kim dan mereka pun terlibat perkelahian, dan dengan mudah Detektif Kim mengalahkan ayah Soo yeon. Detektif Kim mengatakan kalau ayah Soo Yeon ditangkap atas tuduhan pembunuhan. Saat akan dibawa, ayah Soo Yeon meronta dan berteriak kalau  dia tidak membunuh siapa pun.
Detektif Kim melihat sekeliling ruangan dan melihat gulungan  selimut. Dia menyingkap selimut itu dan terkejut melihat, Soo Yeon yang setengah sadar. Dengan suara yang lemah, Soo Yeon terus mengatakan kalau dia yang salah.
Di luar, para tetangga panik karena ada pembunuh di lingkungan mereka. Ibu Soo Yeon berjalan  kembali ke rumah dan bertemu dengan Detektif Kim. Detektif Kim meminta maaf karena sudah menciptakan keributan besar dengan semua ini, tapi Sung Ho lebih khawatir tentang Soo Yeon, yang ibunya sendiri tidak peduli padanya.
Ibu Soon Yeon malah menjawab: "Jika kau begitu khawatir, kau bawa pergi saja dia  dan besarkan dia" .
Tiba-tiba drama dipotong dengan  adegan  Kang Hyung Joon dewasa (Yoo Seung Ho) yang terduduk dilantai dan disebalahnya ada  mayat. Dia menangis. 
Di tempat berbeda terlihat Soo Yeon dewasa  (Yun Eun Hye) dan Hang Jung Woo dewasa (Park Yoo Chun) yang melarikan diri dari polisi. Saat  Polisi tiba, dan Jung Woo langsung menodongkan  pistol. Kemudian, Jung Woo ambruk ke tanah dan terlihat juga  dari gudang kosong ada dua gadis kecil yang berjalan bersama-sama namun tiba-tiba satu dari gadis itu menghilang dan meninggalkan gadis kecil yang satunya sendirian. 
Kita kembali pada tahun 1998, setahun setelah ayah Soo Yeon ditangkap dan dibawa pergi.
Adegan dibuka di lapangan hijau dari sebuah SMP di Amerika, di mana Jung Woo sedang bermain rugby, dia berlari membawa bola menghindari hadangan lawan. Tapi salah satu lawan menabraknya. Dia pun jatuh kesakitan.
Namun setelah ada seorang gadis datang dan memberitahunya kalau ayah Jung Woo datang,  Jung Woo langsung bersemangat berjalan ke kamarnya untuk bertemu ayahnya.
Tapi Jung Woo harus kecewa, karena itu bukan ayahnya. Orang yang datang itu adalah  asisten ayahnya, yang memberikan formulir  Ivy League Camp tour pada Jung Woo dan memberitahu pada Jung Woo untuk melihat-lihat daftar universitas dan menentukan universitas mana yang ia inginkan. 
Asisten mengatakan kalau semua itu atas perintah Nyonya.  Jung Woo heran dengan semuanya dan dia hanya menyuruh asisten ayahnya untuk menyampaikan terima kasih pada Nyonya. 
Kembali ke Korea dan asisten menyapa  seorang wanita yang datang ke bandara. Wanita  itu adalah Hwang Mi Ran yang tak lain adalah istri Han tae Joon ayah Jung Woo. 
Tiba-tiba ada seseorang yang membawa boneka beruang besar menghampiri mereka dan orang yang membawa boneka itu adalah Jung Woo. Jung Woo bertanya dia akan naik mobil yang mana?. Bukan saja Hwang Ma Ri yang terkejut melihat putranya ada disana, tapi asisten pun terkejut melihat Jung Woo. Akhinya Jung Woo bersama bonekanya menaiki mobil yang sama dengan Ma Ri.
Ibu tiri Jung Woo berbicara panjang lebar, menjelaskan kenapa dia tidak menghubungi Jung Woo, tapi Jung Woo tidak mendengar sepatah kata pun, karena ia melihat seorang gadis yang aneh dan berdiri sendirian  dengan rambut yang ditiup angin dan menutupi  wajahnya.
Jung Woo terus memperhatikan gadis itu yang tak lain adalah Soon yeon, sampai ayahnya keluar dari penjara dengan kursi roda. Jung Woo bergegas ke sisinya dan ikut naik  ke dalam ambulans, dan melawan kelompok wartawan.
Soo Yeon mengangkat kepalanya saat ibunya datang dan mengatakan kalau semuanya  sudah berakhir. Mereka bisa pulang sekarang. Soon Yeon melihat  mayat yang ditutupi  kain putih didorong masuk ke ambulans, dan itu adalah  ayah Soo Yeon telah dieksekusi karena kejahatannya dari tahun lalu.
Di dalam ambulans, Han Tae Jun menegur  Jung Woo kenapa berada di Korea, tapi Ibu  Hwang sok berpihak pada Jung Woo dengan membelanya. Tae Jun tetap tidak suka karena Jung woo membolos sekolah, dan dia menyuruh asistennya untuk membawa Jung Woo kembali ke Amerika. 
Tiba-tiba Tae jun menghentikan ambulans, karena ia ingin pergi ke suatu tempat terlebih dulu.  Jung Woo terlihat kecewa karena kepulangannya tidak disetujui ayahnya.
Ambulans menuju ke suatu tempat dan berhenti tepat di luar sebuah rumah mewah. Ituu adalah rumah kakek Jung Woo.
Kang Hyun Joo, nyonya rumah itu berteriak  mengatakan kalau dia tidak setuju suaminya dibawa ke rumah sakit. Namun sekelompok orang terus membawa suaminya yang tak lain adalah kakek Jung Woo pergi.
Asisten Tae Joon membayar  perawat yang selama ini merawat kakek Jung Woo dan mengatakan kalau dia tidak lagi dibutuhkan. Karena ketidak setujuannya Hyun Joo mengancam Tae Joonkalau  sesuatu terjadi pada suaminya, berarti Tae Joon  akan menjadi seorang pembunuh. 
Tae joon  mengatakan kalau sekarang dia tidak akan bermain-main lagi, karena ia merasa seperti pemilik yang digigit oleh anjing sendiri. Tae Joon  bertanya di mana uang itu sekarang  setelah dia memasukkan dirinya ke dalam penjara. Hyun Joo memberitahu dia untuk berhenti memperlakukan dia seperti anjing: "aku orang yang melahirkan anakdari  ayahmu!"
Tae Joon  mengatakan kalau  itulah sebabnya untuk Hyun Joo yang jangan melawan dirinya. Tae joon juga menyuruh Hyun joo untuk segera pergi untuk menyelamatkan anaknya. Hyun Joo langsung berlari ke kamar anaknya dan memanggil2 anaknya Hyung Joon. Dan saat dia membuka pintu, dia tidak menemukan anaknya, dia hanya menemukan dua anjing hitam besar disana.
Anjing-anjing itu melihat Hyun Joo dan mereka pun mengejar Hyun Joo dan membuat Hyun Joo jatuh. Namun tiba-tiba terdengar suara tembakan, yang menembak satu anjing itu, ya... Tae Joon yang menembakknya.
Asisten masuk ke dalam rumah kecil Joon Hyung dan menyadari kalau Joon Hyung tidak di sana. Dia melihat kaca jendela yang sudah pecah dan ada darah disana. 
Seorang anak kecil berjalan pincang, dengan kaki berdarah. Dia melihat kalung yang ibunya berikan padanya dan dia terus berjalan. Lalu tiba-tiba, ada yang membekap  mulutnya.
Di pinggir  danau, Soo Yeon berbisik pada dirinya sendiri, "Dia datang. Dia tidak datang, ".
Sedangkan  ibunya menyebar abu suaminya di danau. Soo Yeon pun bertanya pada ibunya, "Ayah tidak akan pernah kembali lagi, kan? Ini benar-benar sudah berakhir kan? "
Ibu Soo Yeon hanya melihat dengan tatapan sedih pada Soo yeon dan dia melempar tempat abu itu ke danau, dan berteriak pada suaminya yang sudah mati kalau dia pantas mendapatkan itu. Betapa mengerikannya ayah Soon Yeon sampai-sampai Soon Yeon mengatakan hal itu. Ibunya pun menangis dengan sejadi-jadinya.
Dari kejauhan Detektif Kim melihat mereka dengan pandangan khawatir.
Soo Yeon dan ibunya makan di restoran, namun  orang-orang di sekitar mereka bergosip tentang ayahnya dan kejahatannya. Tampaknya semua orang tahu tentang cerita ayahnya dan mereka semua melihat ke arah  Soo Yeon dan ibunya, tapi ibunya berteriak pada Soo Yeon untuk mendengarkan penggosip-penggosip itu. Karena b ukan  Soo Yeon ataupun  ibunya yang menjadi pembunuh.
Malam itu, Jung Woo sulit tidur dan memutuskan untuk berjalan-jalan ke luar. Suara berderit yang membuatnya terkejut, tapi ia menyadari suara itu dari seorang gadis yang berada di ayunan, gadis itu adalah Lee Soon Yoen. 
Jung Woo menyadari kalau dia mengenal gadis itu, gadiis yang dia lihat di kantor polisi. Gadis yang hanya menunduk dan wajahnya ditutupi dengan rambutnya. 
Jung Woo mencoba untuk memulai percakapan dengan Soo Yeon, dan Soo Yeon  hanya menatap dengan ekspresi bingung, dia bingung ada orang yang mengajaknya bicara. Jung Woo  memperkenalkan dirinya dan melihat nametag nama  Soo yeon. Tapi ketika tidak ada respon, Jung Woon bertanya apakah Soo Yeon  bisu. Soon Yeon  menggeleng, dan akhirnya Soon yeon mau berbicara dan menanyakan apakah Jung Woo  tidak tahu siapa dia padahal Jung Woo tinggal di sekitar sini.
Jung Woo menjawab tidak, dan dia bertanya apakah dia harus tahu siapa Soon yeon,  "Apakah kau seorang selebriti?"
Tiba-tiba ada sepasang suami istri bertengkar dan melewati mereka, dan itu membuat Jung Woo tertawa melihatnya. Namun saat dia menoleh kembali, dia tidak menemukan Soon yeon lagi disebelahnya, Soon yeon menghilang. 
Soon Yeon memilih pulang ke rumah dan tiba-tiba langkahnya terhenti oleh panggilan Jung Woo, "seragam merah ! cewek  terkenal! Lee Soo Yeon! "
Awalnya Soo Yeon tetap melanjutkan perjalanannya, namu seakli lagi Jung Woo memanggilnya dan itu membuat langkah Soo Yeon terhenti lagi dan dia pun kembali ke taman bermain.
Jung Woo yang berdiri di atas tempat bermain, dan bertanya siapa sebenarnya Lee Soo Yeon.
Tiba-tiba hujan turun dan Jung Woo langsung berlari untuk berteduh dan meninggalkan  Soo Yeon tetap berdiri dan kebasahan.  Jung Woo memanggil Seoo Yeon untuk berteduh juga, namu Soo yeon tetap berdiri ditengah hujan. 
Soo Yeon menyuruh Jung  Woo menunggunya dan Soo Yeon pun langsung berlari pulang. 
Di rumah,  Soo Yeon bersemangat mencari sesuatu, sambil mencari Soo Yeon  menjelaskan kepada ibu yang tertidur kalau  di luar ada anak aneh, yang tidak memanggilnya nomor  27 dan anak itu benar-benar memanggil  namanya. "Dia mengatakan namanya adalah Han Jung Woo!"
Setelah lama mencari, Soo Yeon  menemukan apa yang dia cari dan dia kembali  ke taman bermain dengan payung kuning yang baru saja dia temukan.
Dia menawarkan payung itu pada Jung woo, yang membuat Jung Woo bingung, karena Soo Yeon memberikannya payung dan membiarkan dirinya kebasahan. Soo menjawab: "Tidak apa-apa. Aku tidak takut basah, karena aku sudah basah kuyup. "
Jung Woo sedikit ragu-ragu mengambil payung itu. Jung Woo  berterima kasih, dan dia mengatakan kalau  ia akan mengembalikannya  besok, dan itu mengejutkan Soo Yeon.
Soo Yeon: "Kau akan datang lagi  ke sini besok?"
Jung Woo: "aku  harus mengembalikan  payungmu."
Senyum kecil terbentuk di wajah Soo Yeon mendengar kata-kata itu.
Dalam perjalanan pulang, payung tidak bisa dibuka malah membalik keluar, dan itu membuat Jung Woo basah dalam perjalanan pulang.
Tapi Jung Woo  tersenyum. "Aku benar-benar tidak takut sekarang karena aku sudah  basah kuyup."
Keesokan harinya, Soo Yeon dengan begitu semangat meninggalkan rumah, dia berteriak selamat tinggal  pada ibunya, dan itu mengejutkan ibunya.
Soo Yeon ingin pergi ke taman bermain, namun tiba-tiba dia menlihat ada anak kecil yang menghancurkan kaca jendela di belakangnya.
Soo Yeon mendekat dan mengintip untuk melihat anak kecil itu yang berjuang untuk keluar. Ketika anak itu melihat Soo Yeon, ia kembali menyembunyikan dirinya di bawah selimut dalam ketakutan.
Tae Joon  menerima berita kalau  Hyung Joon belum ditemukan. Sehingga Tae joon menyuruh asistennya untuk terus mencari hyung Joon hidup atau mati, dia juga menyuruh asistennya menjaga Hyun Joo agar tidak kemana-mana, sampai Hyun Joo memberi tahu dimana uangnya.
Dalam perjalanannya untuk mengembalikan payung, Jung Woo menerima kabar kalau  kakeknya, yang ia tidak pernah dia lihat  sebelumnya, telah meninggal dunia. Jung Woo berdiri sebagai pelayat utama, sedangkan  Soo Yeon yang tidak tau menau masih menunggu Jung Woo  di taman bermain.
Sambil menunggu Jung Woo, Soo Yeon bergumam, "Dia akan datang. Dia tidak akan datang, "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Templates grátis free